Penanganan Terhadap Anak Hiperaktif Dengan Metode Yang Paling Mujarab

Banyak Sekali Metode Yang Bisa Kita Tempuh Sebagai Cara Penanganan Terhadap Anak Hiperaktif. Cara-Cara Tersebut Di Antaranya Sebagai Berikut.

PENANGANAN TERHADAP ANAK HIPERAKTIF DENGAN METODE YANG PALING MUJARAB

Banyak sekali gangguan kesehatan yang dialami oleh manusia di dunia ini. Kadang-kadang gangguan yang menyerang kesehatan tersebut bukan merupakan suatu penyakit. Dia hanya merupakan suatu masalah yang harus dialami oleh seseorang. Dan salah satu yang termasuk di dalam katagori tersebut adalah hiperaktif.

Hiperaktif yang di dalam istilah kedokterannya disebut dengan ADHD (Attention Defisit Hyperactivity Disorder) adalah suatu gangguan yang dialami oleh seseorang. Yang mengalami masalah atau gangguan hiperaktif ini bisa siapa saja. Mulai dari anak-anak sampai dengan mereka yang telah memasuki usia dewasa.

Gejala hiperaktif biasanya sudah bisa dilihat sejak seseorang masih berusia dini, sejak masih anak-anak, terutama saat anak masuk ke usia tiga tahun. Pada saat anak tersebut mulai bersekolah, saat berumur enam sampai dengan dua belas tahun maka gejala hiperaktif akan semakin bisa dilihat.

Reaksi anak-anak yang terdeteksi menderita gangguan hiperaktif tidak akan sama dengan yang ditunjukkan oleh anak yang normal. Anak yang mengalami gangguan hiperaktif akan susah sekali mengendalikan dirinya sendiri. Pergerakannya sangat aktif. Melebihi anak normal pada umumnya.

Oleh karena itulah anak yang hiperkatif cenderung susah sekali untuk fokus, untuk memusatkan perhatiannya pada satu bidang. Dampak negatif yang timbul dari sulitnya berkonsentrasi adalah prestasi di sekolah yang menjadi kurang baik.

Karena memiliki prestasi yang kurang baik itulah maka anak hiperaktif merasa rendah diri. Menarik diri dari pergaulan, yang menyebabkannya kesulitan untuk mempunyai teman dalam jumlah yang banyak.

Masalah hiperaktif ini biasanya lebih sering ditemukan pada anak laki-laki. Karena pada umumnya anak laki-laki gampang sekali menunjukkan perilaku hiperaktifnya apabila dibandingkan dengan anak perempuan. Biasanya anak perempuan memiliki sifat pemalu, lebih pendiam. Daya konsentrasinya juga sangat kurang.

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang mengalami masalah hiperaktif. Di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Karena didasari oleh adanya faktor genetik atau keturunan. Salah satu anggota keluarganya, misalnya ayah, ibu atau saudaranya pernah mengalami gangguan serupa dan masih dialaminya sampai sekarang. Atau salah satunya terserang gangguan mental lain yang hampir sama.
  • Karena orang tersebut dilahirkan lebih cepat dari perkiraan dokter.
  • Karena seseorang mengalami kelainan yang biasanya dibawanya dari lahir. Kelainan yang yang terjadi di fungsi dan struktur otaknya.
  • Karena sewaktu masih berada di dalam kandungan ibunya, si ibu masih belum bisa menghentikan kebiasaan buruknya mengkonsumsi minuman keras, memakai berbagai macam obat terlarang serta merokok.
  • Karena sewaktu masih dikandung si ibu, ibunya secara tidak sengaja kena racun yang didapat dari lingkungan sekitar tempatnya tinggal. Misalnya terpapar racun atau senyawa bifenil poliklorin (PCB).
  • Tidak hanya ibu yang bisa terkena racun, si anak juga bisa mengalaminya. Misalnya saja suatu saat anak tersebut tiba-tiba terpapar racun yang berasal dari timah yang terdapat di dalam sebuah kaleng cat.

Selain mengalami kesusahan untuk berkonsentrasi, ada beberapa gejala lain yang bisa kita temukan pada anak-anak yang terdeteksi gangguan hiperaktif. Gejala-gejala tersebut bisa kita lihat jika anak tersebut :

  • Tidak bisa menuruti suatu perintah.
  • Kelihatannya seperti mendengarkan sesuatu namun sebenarnya tidak.
  • Gampang sekali merasakan kejenuhan.
  • Fisiknya selalu bergerak dan selalu dilanda kegelisahan secara terus-menerus.
  • Kurang bisa sabar.
  • Dengan mudah kehilangan barang-barang miliknya. Alat-alat tulisnya sering tidak berada di tempatnya semula. Hal ini disebabkan karena kebiasaan pelupanya yang sudah melekat pada dirinya.
  • Mengalami kesusahan untuk mengatur dirinya sendiri.
  • Sering sekali meninggalkan suatu tugas yang diberikan kepadanya. Tugasnya tersebut tidak pernah diselesaikan sampai tuntas. Karena di waktu yang bersamaan anak tersebut sudah berpindah ke tugas yang lainnya lagi. Sangat mudah mengalihkan tugas.
  • Selalu bertindak tanpa memikirkan dampak nantinya dari tindakan yang diambilnya tersebut.
  • Tidak pernah berpikir bahwa tindakannya yang tanpa pikir panjang tadi akan berbahaya bagi dirinya. Konsekuensinya akan sangat buruk.
  • Sangat suka memotong pembicaraan. Dan ini sering dia lakukan jika berbicara dengan teman sebayanya atau dengan orang lain.

Gangguan hiperaktif pada anak ini biasanya bisa terjadi atau berlangsung terus hingga anak tersebut tumbuh menjadi manusia dewasa. Ada perubahan yang akan terjadi nantinya. Seiring dengan bertambahnya usia, perilaku hiperaktifnya akan jauh berkurang intensitasnya. Namun karena tekanan hidupnyapun semakin bertambah maka orang tersebut akan semakin kesulitan untuk berkonsentrasi.

Anak yang menderita gangguan hiperaktif sebetulnya tidak disembuhkan secara total. Namun paling tidak sedikit demi sedikit bisa dikurangi. Banyak sekali metode yang bisa kita tempuh sebagai cara penanganan terhadap anak hiperaktif. Cara-cara tersebut di antaranya :

  1. Dengan memberikan berbagai macam obat. Seperti methyphenidate, dexamfetamine, lisdexamfetamine dan satu lagi atomoxetine.
  2. Dengan memberikan terapi dalam berbagai jenis, yaitu :
  • Terapi perilaku kognitif (CBT = Cognitive Behavioural Therapy). Dengan memberikan terapi ini diharapkan anak hiperaktif dapat diubah pola pikir dan perilakunya jika dihadapkan pada suatu masalah.
  • Terapi psikologi. Terapi ini bertujuan untuk mengajari si anak mencari jalan keluar untuk bisa memecahkan masalahnya.
  • Terapi atau pelatihan interaksi sosial. Pada terapi ini anak dibantu untuk bisa mengerti hubungan sosial yang biasa terjadi di dalam masyarakat.
  • Terapi perilaku. Dalam terapi ini orang tua dari anak menyusun suatu taktik supaya si anak dapat berperilaku sebaik mungkin. Orang tua harus rajin memberikan pujian sebagai penyemangat si anak.

Ada satu lagi cara yang paling ampuh untuk penanganan terhadap anak hiperaktif. Yaitu dengan memberikan anak suatu produk yang bernama TNM. TNM adalah suatu produk yang sudah terbukti mampu mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satunya sebagai obat penanganan terhadap anak hiperaktif.

450Dengan mengkonsumsi TNM secara teratur, anak-anak yang menderita gangguan hiperaktif dibantu untuk bisa konsentrasi di dalam pelajarannya. Emosinyapun bisa lebih stabil. Lebih bisa dikendalikan. Penyebabnya karena adanya serotonin dan melatonin yang meningkat produktivitasnya. Kelebihan zat logam yang ada di otaknya bisa dibuang.

Sehingga sel otaknya bisa tumbuh tanpa mengalami gangguan lagi. Bisa berjalan dengan normal kembali. Keuntungannya si anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Sehingga dengan demikian kadar kehiperaktifannya akan jauh berkurang.

Sebagai obat penanganan terhadap anak hiperaktif, produk TNM sangat aman untuk dikonsumsi. Tidak akan ada efek samping karena berasal dari bahan alami, yaitu dari buah noni yang sudah dijadikan ekstrak.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari TNM. Oleh karena itu sangat tepat kiranya untuk dijadikan obat penanganan terhadap anak hiperaktif dan produk TNM ini hanya dapat dibeli di website http://vitaminanak.net/autis/.

4

Apa Itu TNM dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNM Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

3

Hey, Apakah Anak atau Kenalan Anda Menderita Autis?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Masalah Autis Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Autis Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website vitamin anak autis

Mohon Diisi Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Semua Anak Autis Di Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Autis Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!